Ni beritanya di Yahoo:[Link]
Pertanyaan gw, mank nilai hidup itu sama besarnya dengan lulus kuliah? Sejak kapan sih kita-kita ini jadi segitu mentingin nilai dan lulus cepet dan ijazah bagus? Mank udah ga ada nilai lain ya di hidup ini? Kok bodoh banget sih, bunuh diri karena takut lulus terlambat? Buat apa sih?
Kalo gw sih, tau kalo kuliah dan nilai bagus itu bukan yang terpenting, jadi seandainya mesti tinggal kelas pun gw ga bakal sampai bunuh diri segala lah ya. Apalagi pake nancep profesornya. Mixed feeling nih, gw simpati, tapi pada saat yang bersamaan marah juga. Kayanya pengen teriakin dia, MIKIR PANJANG DIKIT NAPA. Gimana rasanya jadi orangtuanya, yg mendadak dapet telpon dari Singapur dan dibilangin anaknya bunuh diri?
*emosi*
Udah gitu ada concern dari kami, kalo kejadian ini bikin rusak nama anak Indo sini aja. Liatin aja di berita2, ditulis terus INDONESIAN-CHINESE. Gw udah liat anak2 non-Indo ngeledek2 soal ini nih.
[EDIT] Ni journal infonya udah outdated. Skg uda confirm katanya bkn bunuh diri. Tapi skg banyak spekulasi aneh2 yg gw males ikutin c, capek, jadi kalo lo masi pnasaran google-in aja sana.







--
Ihr lacht über mich weil ich anders bin
Ich lache über euch, weil ihr seit wie alle anderen
DAGallery * Kiara Black Photography
--
-Travis: 忍者
--
~
--
Afterism (n) - A concise, clever statement you don't think of until too late.
--
~
I saw your hand and heard you say,
"get up now we'll be okay."
thanks for faving tough little guy.
kit.
--
my face
kitskids.com
kitskids market
mythicnorms market
--
MT
Previous Page12345...Next Page